5 cara menjaga kebersihan lingkungan

5 Cara Menjaga Kebersihan Lingkungan Agar Terbebas dari Penyakit dan Banjir

5 Cara Menjaga Kebersihan Lingkungan – Lingkungan merupakan semua hal yang ada di sekitar kehidupan manusia. Lingkungan mencakup beberapa hal seperti sumber daya alam (tanah, flora, fauna) dan beberapa kebijakan yang dilakukan oleh manusia terhadap lingkungan tersebut.

Pada dasarnya lingkungan yang ada di sekitar manusia sudah termasuk dalam lingkungan yang bersih dan sehat. Akan tetapi, beberapa aktivitas yang dilakukan oleh manusia dapat merusak beberapa kondisi lingkungan tersebut.

Salah satunya adalah kondisi kesehatan lingkungan yang semakin menurun. Hal inilah yang menjadi salah satu sumber penyakit yang sering menyerang manusia itu sendiri.

Selain itu, lingkungan yang tidak bersih juga bisa meningkatkan resiko bencana banjir. Oleh karena itu, menjaga kebersihan lingkungan sangat penting.

5 Cara Menjaga Kebersihan Lingkungan Yang Mudah Dilakukan

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan. Berikut ini 5 cara menjaga kebersihan lingkungan yang bisa dilakukan oleh setiap orang dan anggota masyarakat.

  1. Membuang sampah pada tempatnya

Salah satu bagian dari menjaga kebersihan lingkungan adalah dengan membuang sampah pada tempatnya. Hal ini terlihat mudah dilakukan oleh setiap orang.

Akan tetapi, pada kenyataannya tidak semua orang mau membuang sampah pada tempatnya. Banyak orang terutama di tempat umum yang justru membuang sampah sembarangan.

Hal ini tentu menjadi salah satu hal yang disayangkan mengingat membuang sampah sembarangan dapat menyebabkan banyak penyakit menular, banjir, tanah dan air yang tercemar serta mengganggu pemandangan. Oleh karena itu, membuang sampah pada tempatnya harus dibudayakan.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuang sampah pada tempatnya. Salah satunya adalah dengan membuat beberapa tempat sampah sesuai dengan jenis sampah yang ada.

Tempat sampah setidaknya dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis yaitu tempat sampah organik, plastik, dan kertas. Pemisahan tempat sampah ini akan memudahkan proses daur ulang sampah yang dilakukan.

Untuk sampah organik dapat didaur ulang menjadi pupuk kompos. Sedangkan sampah plastik dapat didaur ulang menjadi alat dan bahan plastik daur ulang dan berbagai kerajinan.

Sementara itu, sampah kertas bisa digunakan untuk membuat kertas daur ulang dengan cara membuat bubur kertas. Dengan membuang sampah pada tempatnya serta mendaur ulang plastik tersebut, maka resiko terjadinya penularan penyakit akibat sampah serta bencana banjir akan berkurang.

Hal ini juga mencegah adanya polusi udara dan tanah akibat plastik yang dibuang oleh manusia.

  1. Melakukan kerja bakti secara rutin

Melakukan kerja bakti secara rutin merupakan bagian dari 5 cara menjaga kebersihan lingkungan yang bisa dilakukan oleh masyarakat.

Kerja bakti dapat dilakukan dengan berbagai macam lingkup mulai dari lingkup terkecil yaitu keluarga hingga lingkup daerah tempat tinggal. Sebagai contoh, kerja bakti untuk membersihkan saluran air yang mampet di lingkungan RT.

Selain itu, kerja bakti untuk membersihkan jalan dan beberapa tempat publik misalnya pasar, alun – alun, jalan utama atau protokol, dll yang bisa dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kerja bakti ini akan menumbuhkan rasa kepemilikan tentang lingkungan yang ada di sekitar mereka. Sehingga, masyarakat akan berusaha untuk menjaga lingkungan tersebut agar tetap bersih. Hal inilah yang menjadi salah satu manfaat dari kerja bakti.

Kerja bakti dapat dijadwalkan secara rutin. Untuk kerja bakti yang dilakukan oleh anggota keluarga, maka ia dapat dilakukan setiap minggu atau hari libur.

Sedangkan kerja bakti dalam satu RT maupun desa dapat dilakukan setiap bulan sekali atau sesuai dengan kebutuhan yang ada. Selain itu, jika sebelum waktu kerja bakti rutin tiba tetapi kondisi tempat tersebut sudah cukup kotor, maka kerja bakti dapat diadakan segera.

Hal ini dilakukan agar sampah yang ada tidak semakin menyebar.

  1. Melakukan program penghijauan dan menutup saluran air

Salah satu bagian dari 5 cara menjaga kebersihan lingkungan adalah dengan melakukan program penghijauan.

Program ini berupa penanaman sejumlah pohon di beberapa tempat sekitar rumah seperti halaman depan dan belakang rumah, jalan desa, maupun taman di desa dan lingkungan sekitar.

Hal ini akan membantu proses fotosintesis dimana karbon dioksida akan diserap dan oksigen akan dihasilkan. Sehingga, udara sekitar menjadi lebih bersih dan segar.

Selain itu, warna hijau juga dapat memanjakan mata yang mampu membuat orang betah berlama – lama untuk tinggal di lingkungan tersebut.

Akan tetapi, program penghijauan ini juga harus dibarengi dengan adanya program pembersihan sampah dedaunan yang gugur dari pohon yang ditanam.

Sampah dedaunan tersebut dapat dikumpulkan dan dimanfaatkan menjadi pupuk kompos. Oleh karena itu, program penghijauan ini memberikan banyak keuntungan bagi masyarakat.

Selain itu, cara lain untuk menjaga kebersihan lingkungan adalah dengan membuat tutup bagian atas saluran air. Hal ini dilakukan agar saluran air tersebut tidak dimasuki oleh sampah yang berasal dari jalanan serta mencegah orang – orang yang ingin membuang sampah sembarangan.

Seperti yang telah diketahui, jika sampah yang dibuang secara sembarangan ke dalam saluran air akan menyebabkan saluran air menjadi buntu.

Sehingga, ketika musim penghujan terjadi maka saluran air tersebut akan menjadi sarang nyamuk atau bahkan menjadi sumber dari banjir yang melanda wilayah tersebut. Oleh karena itu, pembuatan tutup saluran air bisa menjadi salah satu cara untuk menjaga kebersihan lingkungan.

  1. Melakukan langkah 3M (Menguras, Menutup, dan Mengubur)

Salah satu penyakit yang seringkali menyerang masyarakat adalah demam berdarah. Penyakit ini disebabkan oleh gigitan dari nyamuk Aedes Aegypti yang mampu menjadi inang dari virus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Oleh karena itu, masyarakat perlu menjaga kebersihan lingkungan demi mencegah penularan penyakit demam berdarah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan melakukan langkah 3M yaitu Menguras, Menutup, dan Mengubur.

Kegiatan Menguras dilakukan dengan cara menguras bak mandi dan tempat air secara rutin. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya beberapa jentik – jentik nyamuk yang bisa ada di tempat air menggenang dan tidak dikuras.

Sementara itu, kegiatan Menutup dilakukan dengan menutup tempat air yang terbuka untuk mencegah nyamuk Aedes Aegypti menelurkan telurnya ke dalam air tersebut.

Sebagai contoh bak air, gentong, bak mandi, dll. Sedangkan kegiatan Mengubur adalah dengan mengubur beberapa benda yang berpotensi menjadi sarang nyamuk seperti gelas dan botol air mineral, kaleng, dan beberapa bungkus makanan.

Akan tetapi, kegiatan mengubur mungkin akan menimbulkan polusi tanah. Oleh karena itu, akan lebih baik jika barang yang masih digunakan tersebut didaur ulang.

  1. Menjaga Kebersihan Lingkungan Rumah

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, salah satu elemen penting untuk menjaga kebersihan lingkungan adalah dimulai dari lingkungan keluarga.

Setiap anggota keluarga harus diajarkan bagaimana cara untuk menjaga kebersihannya masing – masing seperti kamar pribadi, ruang tamu, dapur, kamar mandi, dll.

Selain itu, akan lebih baik jika keluarga memiliki tempat sampah yang sudah dibedakan serta memanfaatkan beberapa sampah rumah tangga yang dihasilkan semisal sampah bahan makanan menjadi pupuk kompos, botol plastik menjadi pot tanaman, dll.

Order Layanan General Cleaning Untuk Menjaga Kebersihan Lingkungan

Salah satu cara mudah dalam menjaga kebersihan lingkungan yaitu dengan memesan jasa layanan kebersihan. KeyClean melayani kebutuhan general cleaning bagi Anda yang ingin menyelesaikan permasalahan kebersihan lingkungan.

Silahkan klik tombol dibawah untuk informasi lebih lanjut tentang layanan General Cleaning di KeyClean.

 

WA jasa cleaning service